Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 September 2012

cara mengatasi galau

,
oke ,geng saya "asep"kali ini saya akan memposting tentang menghilangkan galau 

Cara mengatasi galau



pertama,
kita harus mencari kegitan yang bisa menghilangkan galau
  • bermin bola kaki
  • memancing
  • jalan-jalan
  • shlat
  • membca ayat suci al-qur'an(bagi yang muslim)
yang kedua ,
membantu orang tua di ruma

yang ketiga,
bermain game,dan mencari kegiata yang tidak membuat suntuk,curht pada teman dekat

by:asep
Read more

Rabu, 01 Agustus 2012

Hadiah Terbaik Untuk Diri Sendiri

,
Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Ada masa sulit dalam berumah tangga, kehidupan karir, kesehatan, atau kehidupan pribadi yang diguncang badai. Kebanyakan juga setuju kalau masa-masa sulit ini bukanlah keadaan yang diinginkan. Sebagian orang bahkan berdoa, agar sejarang mungkin digoda oleh keadaan-keadaan sulit. Sebagian lagi yang dihinggapi oleh kemewahan hidup ala anak-anak kecil, mau membuang jauh-jauh, atau lari sekencang-kencangnya dari godaan hidup sulit.

Akan tetapi, sekencang apapun kita menjauh dari kesulitan, ia tetap akan menyentuh badan dan jiwa ini di waktu-waktu ketika ia harus datang berkunjung. Rumus besi kehidupan seperti ini, memang berlaku pada semua manusia, bahkan juga berlaku untuk seorang raja dan p! enguasa yang paling berkuasa sekalipun.

Sadar akan hal inilah, saya sering mendidik diri untuk ikhlas ketika kesulitan datang berkunjung. Syukur-syukur bisa tersenyum memeluk kesulitan. Tidak dibuat sakit dan frustrasi saja saya sudah sangat bersyukur. Pelukan-pelukan kebijakan seperti inilah yang datang ketika sang hidup sempat membanting saya dari sebuah ketinggian. Sakit memang, tapi karena ia sudah saatnya datang berkunjung, dan kita tidak punya pilihan lain terkecuali membukakan pintu rumah kehidupan, maka seterpaksa apapun hanya keikhlasanlah satu-satunya modal berguna dalam hal ini.

Senyum penerimaan terhadap kesulitan memang terasa kecut di bibir. Dan sebagaimana logam yang sedang dibuat menjadi patung indah, kesulitan memang terasa seperti semprotan panasnya api mesin las, dihajar oleh palu besar, kencangnya cubitan tang, menyakitkannya goresan-goresan amplas kasar, atau malah tidak enaknya bau cat yang menyelimuti selu! ruh badan patung logam. Semua tahu, kalau badan dan jiwa ini kemudian akan menjadi 'patung logam' yang lebih indah dari sebelumnya. Tetapi tetap saja ada sisa-sisa ketakutan - dan bahkan mungkin trauma - yang membuat kita manusia menghindar dari kesulitan.

Cuma selebar apapun goresan luka yang dibuat oleh kesulitan, ada mahluk yang amat berguna dan amat dibutuhkan dalam pengalaman-pengalaman menyakitkan ini, ia bernama sahabat. Tidak semua sahabat fasih memberikan nasehat. Tetapi dengan kesediaannya untuk mendengar, sinaran mata yang berisi empati, kesediaan untuk menjaga rahasia, sahabat menjadi permata berlian yang amat berguna dalam keadaan-keadaan ini.

Di rumah saya memiliki seorang sahabat yang amat mengagumkan. Dari segi pendidikan formal ia hanya tamatan SMU. Bahkan SMU tempat ia bersekolah dulu sudah bubar, sebagai tanda ia bukanlah berasal dari sekolah yang terlalu membanggakan. Namun nasehat serta keteladanan hidupnya kadang mengagumkan.

Di kantor saya memiliki sejumlah bawahan yang datang sama manisnya baik ketika dipuji maupun setelah di! maki. Seorang tetangga menelpon, mengirim SMS dan bahkan menyempatkan diri berkunjung ke rumah. Tidak untuk memberikan ceramah, hanya untuk mendengar. Seorang sahabat dekat yang memimpin sebuah raksasa teknologi informasi bahkan mengatakan bangga menjadi sahabat saya.

Ketika tulisan ini dibuat, seorang sahabat lama yang tinggal di Surabaya menelepon, tanpa bermaksud menggurui ia mengutip kata-kata indah Confucius : 'Manusia salah itu biasa, tetapi menarik pelajaran dari kesalahan itu baru luar biasa'.

Apa yang mau saya tuturkan dengan semua ini, rupanya sahabat adalah hadiah paling berharga yang bisa kita berikan pada diri kita sendiri. Secara lebih khusus ketika kita ditimpa kesulitan yang menggunung. Sehingga patut direnungkan, kalau kita perlu menabung perhatian, empati, cinta buat para sahabat. Tidak untuk berdagang dengan kehidupan. Dalam arti, memberi dengan harapan agar diberi kelak. Melainkan, sebagaimana cerita dan pengalaman di atas, dalam dunia persahabatan, dalam memberi kita sebenarnya sudah diberi. Bahkan, setiap sahabat yang memberi perhatian dan empati pada sahabat lainnya, ketika itu juga mengalami the joy of giving. Ketika itu juga seperti ada beban di bahu yang berkurang jauh beratnya.

Ada memang orang yang memiliki banyak sekali teman. Kemana-mana namanya dipanggil orang. Cuman, sedikit diantara semua teman yang banyak ini kemudian bisa menjadi sahabat. Bercermin dari kenyataan inilah, maka saya lebih memusatkan diri untuk mencari dan membina sahabat. Jumlahnya memang tidak akan pernah banyak. Bahkan ia lebih sedikit dari jumlah jari tangan. Cuma sesedikit apapun jumlahnya, sahabat tetap sejenis hadiah terbaik yang bisa kita bisa berikan buat diri sendiri.


Mobil mewah memang bisa membawa kita ke tempat jauh lengkap dengan gengsinya. Rumah mewah memang bisa meningkatkan kenyamanan tinggal sekaligus meningkatkan kelas. Ijazah lengkap dengan gelarnya yang mentereng juga bisa meningkatkan percaya diri. Akan tetapi, baik mobil mewah, rumah mewah maupun ijazah tidak bisa menghadirkan empati yang menyentuh hati

Di sebuah Sabtu pagi, seorang sahabat yang membaca harian Kompas yang memberitakan bahwa saya mengundurkan diri dari jabatan presiden direktur di sebuah kelompok usaha amat besar di negeri ini, langsung menelepon saya dari tempat yang jauh. Ia berucap sederhana : 'saya bangga jadi teman Anda'. Inilah hadiah terbaik yang bisa dihadiahkan ke diri sendiri. Ia tidak dibungkus kado, ia juga tidak hanya datang ketika hari raya atau ulang tahun. Ia justru lebih sering datang ketika kita amat membutuhkannya.

(Sumber: Hadiah Terbaik Untuk Diri Sendiri oleh Gede Prama)
Read more

Telepon Gratis Ke Semua Operator

,

Tahukah Anda dengan menggunakan kartu Fren kita dapat melakukan panggilan telepon gratis ke semua operator di seluruh Indonesia?

Untuk membuktikan sediakan satu HP CDMA yang menggunakan FREN dengan pulsa Rp. 0 (nol) milik anda, dan satu lagi HP FREN teman anda, pulsa harus diatas Rp. 50.000,-

Mungkin ada beberapa website yang menjual informasi ini, tetapi anda bisa mendapatkan "Trik Rahasia Telepon Gratis Ke Semua Operator di Seluruh Indonesia" ini dengan gratis disini.


Kemudian lakukan 3 langkah ini dengan seksama (butuh ketelitian) :
  1. Pastikan sinyal HP FREN anda Full, usahakan dekat pemancarnya FREN.
  2. Dekatkan HP teman anda pada jarak 50 cm posisi sejajar saling berhadapan. Setelah 2 langkah tersebut telah dilakukan dengan benar, sekarang memasuki langkah ketiga yang sangat penting karena menentukan keberhasilan anda bertelpon ria dengan gratis ke semua operator dalam dan luar negeri.
  3. Ucapkan: "FREN FREN pinjam handphonenya bentar aja... gw mau telpon... pulsa lagi abis nih...penting banget...."

Selamat Fren, .... hanya bercanda biar sedikit relax .. he,he,he.

(sumber: http://unic77.blogspot.com)
Read more

Pasal 111 KUHP

,

Sarju dan Marni adalah pemuda aktivis LSM “Masa Bodo”. Keduanya sangat kompak dan selalu bersama-sama. Banyak yang bilang mereka pacaran dan sebagainya. Tapi keduanya cuek saja.

Sehabis kegiatan amal yang mereka lakukan, Sarju mengajak Marni makan-makan dan keliling kota. Kemudian mereka duduk di mobil sambil bercerita macam-macam dan mendengarkan musik.
Keduanya hanyut dalam suasana malam. Mereka kehabisan bahan omongan. Tiba-tiba, Sarju meletakkan tangannya di atas paha Marni. Tetapi Marni hanya diam saja,
 beberapa detik kemudian tangan Sarju bergerak beberapa centi ke atas. Marni menggumam, “Mmmmm…. Sarju, ingatlah KUHP pasal 111.”

Mendengar perkataan itu, walaupun tidak tahu atau lupa akan isinya, Sarju langsung menarik tangannya, ia merasa disadarkan seketika itu juga.

“Maafkan saya.” Kata Sarju.

“Tak apa….”

Akhirnya mereka pulang. Di rumah, Sarju langsung masuk kamar dan mengambil buku KUHP yang menjadi pegangan wajib anggota LSM “Masa Bodo” membuka pasal 111, isinya “………….teruskanlah, tindakanmu sudah benar.”

Sumber : http://www.maskolis.co.cc/2011/03/kuhp-pasal-111.html)
Read more
 

inti blogger Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger